PID Polda Kalbar
Detail LaporanDanyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar Pimpin Upacara Penyucian Tunggul, Peringati HUT Pasukan Pelopor ke-66
PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pasukan Pelopor ke-66, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar upacara tradisi penyucian tunggul Batalyon A Pelopor Satya Pawitra Lenggana. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Satya Haprabu Mako Satbrimob Polda Kalbar pada Sabtu, 13 September 2025.
Upacara tradisi ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Kompol Jon Rubi Sugianto, S.A.P., dan diikuti oleh seluruh personel Batalyon A Pelopor.
Tradisi penyucian tunggul merupakan ritual yang telah turun-temurun dilakukan di lingkungan Korps Brimob Polri. Ritual ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pemuliaan nilai-nilai luhur dan wujud pelestarian budaya Nusantara.
Tunggul "Satya Pawitra Lenggana" memiliki makna mendalam:
- Satya bermakna menjaga kesucian dan kesetiaan.
- Pawitra melambangkan kemampuan dan orientasi untuk kepentingan bangsa dan negara.
- Lenggana berarti kemauan dan keteguhan.
Dalam amanatnya, Kompol Jon Rubi Sugianto berpesan kepada seluruh personel Batalyon A Pelopor untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi Polri dengan menghindari pelanggaran sekecil apa pun.
Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menambahkan bahwa peringatan HUT Pasukan Pelopor ke-66 ini menjadi momentum untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat. "Pasukan Pelopor Brimob adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kemitraan dengan masyarakat sangat vital untuk menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif. Kami berharap tradisi ini semakin memperkuat semangat pengabdian mereka," tutur Kombes Pol. Bayu Suseno.